Semua
Orang tua tentu ingin memiliki anak yang pintar dan cerdas. Di masa
balita, sel otak berkembang dengan sangat pesat. Anak balita memiliki kemampuan
yang luar biasa untuk menyerap kepandaian dan informasi baru namun masih banyak diantara mereka
yang tidak tahu bagaimana cara mendidik anak agar pintar dan cerdas, ini dia 20
cara mendidik anak agar pintar dan cerdas untuk para orang tua yang sayang dan
ingin yang terbaik bagi buah hatinya.
Sudah banyak penelitian yang
secara ilmiah dapat membuktikan bahwa ASI banyak mengandung gizi yang mampu
meningkatkan kekebalan tubuh dan intelegensi atau kecerdasan otak bayi. Berikan
ASI ekslusif pada anak Anda sejak bayi.
Di
dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 233, Allah SWT berfirman yang artinya :
“Para
ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi
yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban
ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan
menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan
karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban
demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan
keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu
disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran
menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah
Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Al-Baqarah: 233).
2. Ajak Bicara dan Berkomunikasi
Sejak masih bayi, ajaklah
bayi Anda bicara sesering mungkin. Seorang pemerhati anak asal Sydney
University, Dr. Jean Ashton mengatakan bahwa berbicara dengan bayi tidak selalu
dengan memberikan pujian atau melucu. Saat Anda bicara, bayi menjadi pendengar
yang baik juga, meskipun mereka tidak bisa menjawab dengan kata-kata, namun
mereka bisa merespon dengan menggunakan ekspresinya. Respon ini harus
diperhatikan dan dihargai oleh orang tua sebagai bentuk awal bayi untuk belajar
berkomunikasi dengan lingkungannya disekitarnya. Bisa juga Anda berbicara
secara cerdas pada bayi dengan memanggil namanya, bertanya tentang sesuatu dan
jangan lupa untuk menggunakan kalimat yang lengkap.
Menurut seorang pakar
pendidikan, Dr.Rosmarie Truglio, membaca dapat membuat anak mencintai buku,
menambah pembendaharaan dan kemampuannya dalam kosa kata serta mengembangkan
keterampilannya dalam berbahasa. Tidak ada alasan terlalu dini untuk membacakan
cerita bagi anak. Sekarang ini sudah banyak buku-buku yang baik dengan warna
dan gambar menarik untuk dibacakan pada anak.
4. Ikut Bermain
Ikut terlibat saat buah hati
bermain dan mengajarkan cara bermain yang benar dapat mempercepat proses
belajar pada anak. Potensi sosialnya semakin berkembang, dapat mengenali
kemampuannya, bakatnya, minatnya juga kebutuhan emosionalnya. Demikian menurut
Dr. Jean Ashton.
5. Dengan Lagu
Mendengarkan lagu membuat
anak mempelajari macam-macam bunyi dan menambah perbendaharaan katanya. Pilihlah lagu-lagu dengan syair yang memiliki
rima, nada yang unik dan membuat Anda bergerak bersama si kecil seperti lagu
cicak-cicak di dinding.
6. Belajar Musik
Sebuah hasil penelitian di
Toronto university menyebutkan bahwa anak yang belajar musik sangat mudah untuk
meningkatkan pembelajaran otak kanannya. Semakin banyak dipelajari akan semakin
nyata hasilnya. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa
belajar musik dapat meningkatkan IQ anak dan prestasinya di sekolah. Peneliti
dari Perancis juga menyebutkan bahwa dengan pelatihan musik selama 6 bulan saja
bisa memberikan pengaruh pada kemampuan kognitif anak Anda.
Selain itu, dengan belajar
musik, kemampuan membaca anak juga akan meningkat dan anak akan menjadi mudah
dalam menangkap arah pembicaraan orang lain yang berbicara. Pelatihan musik
juga dapat mendorong pengembangan saraf-saraf yang tercermin di dalam pola
tertentu pada gelombang otak anak.
7. Menjaga Kesehatan
Para ilmuwan dari University
of Illinois berhasil membuktikan adanya korelasi antara kesehatan dengan
prestasi anak di sekolah. Ajari anak untuk berolahraga dan beri makanan yang
sehat dan gizi yang terpenuhi.
8. Main Games
Sebuah penelitian di
University of Rochester menemukan bahwa seorang anak kecil yang bermain games
lebih besar memilki kemampuan dalam menemukan petunjuk rasa visual dalam dunia
belajarnya. Tentu saja tidak semua games baik untuk anak, ada games yang
membuat anak menjadi keras dan brutal, ada juga yang membuat anak jadi malas.
Pilihlah games anak yang edukatif, Anda bisa mencari jenis-jenis games yang
baik untuk anak via google search.
9. Hindari Junk Food
Junk Food alias makanan
cepat saji dengan kadar gula dan lemak yang tinggi tidak baik bagi intelegensi
anak. Berikan anak makanan bergizi tinggi, terutama bagi bayi berusia 2 tahun.
Anak harus mengkonsumsi sejumlah zat besi untuk membantu pertumbuhan otaknya.
Beri anak asupan makanan bergizi dan tidak melupakan sayuran dan buah-buahan.
10. Pupuk Rasa Ingin Tahu
Agar anak punya minat dan
punya ketertarikan pada ilmu pengetahuan, jelas orang tua harus selalu
mengajarkan dan mendidik keterampilan yang baru. Ini dilakukan agar rasa ingin
tahu anak selalu terjaga sehingga nanti akan ketahuan minatnya yang paling tinggi
dibidang apa.
11. Sarapan Pagi
Jangan pernah lewatkan yang
satu ini saat anak akan berangkat ke sekolah.Sejak tahun 1970, sudah banyak
penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa seorang anak yang makan atau sarapan
di pagi hari memiliki ingatan yang jauh lebih baik daripada mereka yang tidak
sarapan pagi. Selain itu, anak juga lebih mampu untuk berkonsentrasi pada
pelajarannya dan juga membuat anak mampu belajar lebih cepat. Pastikan
anak sarapan di pagi hari, meskipun
hanya dengan sepotong kue atau minum segelas susu, ini akan sangat membantu
anak dalam belajarnya.
Sebuah penelitian yang
dilakukan di Ulm University, Jerman, membuktikan bahwa anak atau pelajar yang
sarapan di pagi hari memiliki memori yang jauh lebih tajam dan juga lebih
waspada dibandingkan dengan anak atau pelajar lain yang tidak sarapan di pagi
hari.
12. Penuhi Asupan Asam Lemak Omega-3 Untuk Anak
Asam lemak omega-3 sangat
bermanfaat untuk otak dan dapat mengaktifkan area otak yang berpotensi
mendorong peningkatan daya konsentrasi, memori dan juga aspek kognitif lainnya.
Berikan suplemen seperti minyak ikan dan makanan-makanan lain yang mengandung asam
lemak omega-3 dan juga DHA.
13. Mainan Edukatif
13. Mainan Edukatif
Pastikan anak memiliki
mainan yang tidak asal-asalan. Berikan mereka mainan edukatif apalagi mainan
pengasah otak anak seperti puzzle, games Sudoku, catur atau teka-teki silang
khusus anak. Selain itu meminta anak menghafal hal-hal sederhana juga bisa
mengasah otak anak, beri pujian dan hadiah saat ia berhasil.
14. Batasi Menonton TV
Membiarkan anak banyak
menonton TV merupakan cara mendidik anak yang salah. Banyak menonton TV membuat
anak menjadi malas, selain itu pengaruh acara TV yang negatif akan meresap pada
anak. Beri anak jadwal nonton TV dalam sehari sekitar 2 jam saja, itu menurut
para ahli psikologi anak.
15. Kehangatan Keluarga
Penelitian mampu menunjukkan
bahwa kondisi emosional yang hangat dan juga stabil sangat penting dalam
perkembangan fungsi kognitif dan keterampilan pada anak. Sebaliknya, anak-anak
yang tinggal dan tumbuh bersama orang tua yang berkarakter keras memiliki
resiko yang lebih besar pada masalah keterampilan anak.
16. Hindari Kebisingan
Sebuah penelitian yang
pernah dilakukan di University of London membuktikan bahwa anak-anak yang
tinggal di lingkungan yang cukup atau sangat bising akan kesulitan dalam
mempelajari dan memahami buku yang dibacanya. Selain itu, peneliti dari Kyoto
University, Jepang juga menemukan bahwa anak-anak yang selalu terkena
kebisingan ternyata memiliki nilai yang lebih rendah pada tes memori daripada
anak lain yang tinggal di lingkungan yang tenang.
Jika lingkungan rumah Anda
memang tidak bisa dihindarkan dari kebisingan eksternal, demi kebaikan anak,
lakukan langkah-langkah yang bijak seperti memasang jendela ganda, tirai yang
agak berat dan alat yang mampu meredam kebisingan.
17. Jam Tidur Yang Konsisten
Tidur mempengaruhi tiap
aspek fungsi kognitif pada anak, termasuk juga perhatian, memori anak, cara
pemecahan masalah dan cara anak mengambil keputusan. Apabila anak tidak
mempunyai waktu yang cukup untuk tidurnya, dia mungkin akan kehilangan
kemampuan otaknya yang berharga.
Penelitian menunjukkan bahwa
anak-anak yang kurang tidur lebih memungkinkan untuk berperilaku tidak baik di
sekolah dan akan kesulitan untuk fokus pada pelajaran. Tetapkan waktu tidur
pada anak dengan konsisten dan waktu juga waktu bangun tidur untuk anak Anda.
18. Atasi Stres Pada Anak
Stres pada anak bisa
mengganggu fungsi otaknya yang berharga. Sebuah penelitian terhadap anak-anak
usia dalam 9 sampai 12 tahun di University of Malaga, Spanyol membuktikan bahwa
anak yang merasa stres memiliki hasil ujian yang melibatkan kecepatan memori
dan juga perhatian yang jauh lebih buruk daripada anak-anak yang tidak
mengalami stres. Wajar jika Jika anak Anda cemas akan suatu hal, ajak anak Anda
untuk berkomunikasi dan bantu anak untuk menyelesaikan masalahnya dengan bijak.
Ajaklah anak Anda mengerjakan sesuatu yang menyenangkan agar dapat terhindar
dari stresnya.
19. Mengenal Alam
Menghabiskan waktu di luar
rumah juga mampu meningkatkan fungsi otak anak, terutama sikap perhatian, daya
konsentrasi serta kontrol impuls dan memori anak. Alam tampaknya mampu membuat
segar otak anak dengan dan juga memberikan kesempatan bagi mental otot untuk
beristirahat.
Biarkan anak-anak bermain di
alam sedikitnya selama 20 menit dalam sehari. Anak bisa menghabiskan waktunya
di alam sambil membaca buku di taman atau mungkin bersepeda di jalanan yang
ditumbuhi banyak pepohonan atau mungkin juga bermain sepak bola dengan
teman-temannya.
20. Berdo’a
Selalulah Berdoa dan memohon kepada ALLAH SWT, agar anak
Anda cerdas, pintar dan shaleh. Lalu ajarkan pula anak untuk berdoa sehingga
dia akan memiliki kecerdasan intelektual dan spiritual. Karena semua tips dan
usaha yang dilakukan tidak mungkin sukses tanpa kuasa-Nya.
Di dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’min ayat 60, Allah SWT berfirman :
Di dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’min ayat 60, Allah SWT berfirman :
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ
لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ
دَاخِرِينَ
“dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah
kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang
menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (QS. al-Mu’min: 60)
Demikian 20 cara mendidik
anak agar pintar dan cerdas yang bisa diterapkan untuk anak di rumah. Anak yang
cerdas dan berakhlak mulia merupakan harapan bagi orang tua.
Semoga Bermanfaat .....
Sumber :
1.http://www.tipsanakbayi.com/2013/06/cara-mendidik-anak-agar-pintar.html.
2.http://ummi-online.com/cara-merawat-anak-dan-mendidiknya-orangtua-perlu-lakukan-18-hal-ini-agar-anak-cerdas.html.
Semoga Bermanfaat .....
Sumber :
1.http://www.tipsanakbayi.com/2013/06/cara-mendidik-anak-agar-pintar.html.
2.http://ummi-online.com/cara-merawat-anak-dan-mendidiknya-orangtua-perlu-lakukan-18-hal-ini-agar-anak-cerdas.html.




mohon ijin share, info yang menari.
ReplyDelete